Saturday, May 19, 2012

Bayern Munchen - Chelsea : Perebutan Mahkota Eropa !


Setelah berbulan-bulan melakoni laga penuh intrik dan kontroversi, tekanan dan beban harapan yang harus dipenuhi, Chelsea dan Bayern Munich berada pada satu titik di mana semuanya harus diakhiri.

Ya, laga tersebut ada di final Liga Champions musim ini. Allianz Arena menjadi panggung pagelaran akbar duel dua tim terbaik di Eropa saat ini dengan momentum penyelenggaraan dilangsungkan pada 19 Mei waktu Munich atau Minggu (20/5) dinihari WIB.

Chelsea berhasil melenggang ke final setelah menjungkalkan Barcelona, tim yang disebut sebagai terbaik di Eropa saat ini. Sementara Bayern di luar dugaan bisa menundukkan tim bertabur bintang dari Spanyol, Real Madrid.

Dari situ saja sudah terlihat bahwa kedua tim yang menembus final sudah mampu menunjukkan kualitas mereka sebagai tim terbaik di Eropa saat ini. Sekarang tinggal mencari tahu siapa yang pantas menduduki peringkat satu di Eropa.

Namun untuk menjalani laga pamungkas tersebut, baik Chelsea mau pun Bayern tidak dalam kondisi skuat terbaik mereka. Chelsea terutama, yang harus kehilangan dua gelandang terbaik mereka, Raul Meireles dan Ramires. John Terry dan Branislav Ivanovic juga dipastikan absen karena skorsing.

Bayern setali tiga uang. Holger Badstuber, David Alaba dan Luiz Gustavo dipastikan absen, juga karena skorsing. Bastian Schweinsteiger juga diragukan kesiapannya tampil di laga ini.

Apa pun itu kondisinya, Bayern dan Chelsea harus siap habis-habisan di akhir minggu nanti jika ingin mengakhiri musim dengan gelar di tangan, terutama Bayern yang sudah gagal di kompetisi domestik Bundesliga Jerman dan Piala Jerman.

Bayern juga berada dalam posisi lebih menguntungkan karena laga dimainkan di kandang sendiri. Tapi itu bisa saja menjadi tekanan tersendiri jika menjadikan ekspektasi publik sendiri menjadi sebuah beban.

Kita lihat saja bagaimana hasilnya nanti, karena pelatih Jupp Heynckes dari Bayern Munich dan Roberto Di Matteo, arsitek Chelsea, sudah siap adu strategi dan kesiapan mental untuk laga nanti.

Susunan Pemain: (Perkiraan)
Bayern Munich: 1-Manuel Neuer; 13-Rafinha, 17-Jerome Boateng, 44-Anatolyi Tymoshchuk, 21-Philipp Lahm; 31-Bastian Schweinsteiger, 39-Toni Kroos, 25-Thomas Mueller, 10-Arjen Robben, 7-Franck Ribery; 33-Mario Gomez.

Chelsea: 1-Petr Cech; 19-Paulo Ferreira, 4-David Luiz, 24-Gary Cahill, 3-Ashley Cole; 8-Frank Lampard, 15-Florent Malouda, 12-John Obi Mikel, 17-Jose Bosingwa, 10-Juan Mata; 11-Didier Drogba

Friday, May 18, 2012

Mount and Blade : Warband

Game Mount&Blade : Warband adalah sekuel dari game Mount&Blade yang diluncurkan pada tahun 2009. Game Action Role-Playing Game ini dibuat oleh Taleworlds Entertainment dan berhasil merebut peringkat nominasi "Best Indie Game of the Year".
Di awal cerita, kamu akan menjadi seorang karakter (yang sudah dibuat sebelumnya) dan berjalan ke salah satu ibukota di bawah ini :
  • Kota Jelkala di Kerajaan Rhodoks
  • Kota Praven di Kerajaan Swadiaax
  • Kota Reyvadin di Kerajaan Vaegir
  • Kota Sargoth di Kerajaan Nord
  • Kota Tulga di Khergit Khanate
  • Kota Shariz di Sarranid Sultanate

Kemudian, mulailah petualanganmu sebagai orang asing di Benua Calradia yang terpecah menjadi 6 kerajaan. Mulai dari menlakukan misi yang diberikan Guildmaster, Village Elder, dan Lord ; Bergabung dan mengambil sumpah menjadi vassal (bawahan) di salah satu kerajaan ; Menaklukkan Lord musuh ; Merebut kastil dan kota ; Menikah ; bahkan kamu bisa membuat kerajaan sendiri dengan nama yang kamu inginkan !

Gameplay di Mount&Blade : Warband sama seperti sekuel pertamanya, strategi di medan perang, serta senjata yang digunakan mulai dari one handed (Sword, Fighting Axe, dan Falchion), two handed (Axe, Mace, Great Sword, Great Axe, Bardiche, Voulge, dan Morningstar), polearms (Lance, Long Axe, dan Pole), Archery (Bows dan Crossbows), Throwing (Throwing Axe, Javelins, Darts, Jarids, Stone, dan Daggers), dan Shields. Jadi, tidak ada unsur sihir atau lainnya, benar-benar seperti abad pertengahan.


OS: Windows 2000/ME/XP/Vista/Windows 7
CPU: 2.1Ghz Processor or higher
Memory: 1 GB RAM
Hard disk space: 900 MB
Video Card: Graphics card (128 MB+)
Sound: Direct X-compatible 
DirectX: Directx 9c
3-button mouse, keyboard and speakers
Internet Connection required for multiplayer and Online Activationayer and Online Activation

Screenshots :















Gameplaynya :

video


Untuk mendownload game ini, kunjungi : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=13482105. (Maaf ya, admin tidak memberikan download link... Hehehe)

Iklan Supersoccer Terbaru : Maldini vs Tony Parker

Mau lihat video baru Iklan Supersoccer Maldini dan Tony Parker ? Saksikan saja video di bawah ini yang telah diunduh oleh MY CORNER. Aksi Maldini luar biasa di iklan ini !

video

Tuesday, May 15, 2012

AC Milan 2-1 Novara


Milan mengakhiri musim Serie A Italia 2011/12 dengan kemenangan setelah menundukkan Novara dengan skor 2-1 di San Siro, Minggu (13/5) malam WIB.

Meski tak berarti apa pun dalam persaingan ke tangga juara, mengingat scudetto sudah pasti diraih Juventus minggu lalu, kemenangan tersebut bisa menjadi kado spesial di akhir musim ini.

Hebatnya lagi, yang memberikan kado spesial tersebut adalah Filippo Inzaghi, penyerang veteran yang akan meninggalkan Milan di akhir musim ini.

Inzaghi mencetak golnya di menit 82. Sebelumnya Milan sempat tertinggal lebih dulu oleh gol Santiago Garcia di menit 20 sebelum disamakan Mathieu Flamini, pemain Milan lain yang akan hengkang di akhir musim, di menit 56.

Milan tetap berada di peringkat dua Serie A dan berhak lolos otomatis ke Liga Champions musim depan, mendampingi Juventus.

Laga sendiri diwarnai dengan sejumlah momen emosional. Fans menunjukkan ucapan terima kasih mereka kepada tiga pemain kesayangan yang akan meninggalkan Milan di akhir musim, Alessandro Nesta, Gennaro Gattuso dan Inzaghi. Gattuso bahkan sampai menangis melihat sambutan fans.

Selain tiga pemain itu, pemain lain yang akan meninggalkan Milan adalah Clarence Seedorf, Gianluca Zambrotta dan Mark Van Bommel.

Milan turun di kandang sendiri dengan kekuatan lapis kedua mereka. Soalnya sejumlah pemain andalan masih dibebat masalah cedera. Kevin-Prince Boateng juga mengalami cedera saat laga memasuki menit ke-11, yang kemudian memaksanya keluar lapangan dan digantikan oleh Flamini.

Tapi Milan tetap dominan menjalani laga mereka, meski akhirnya tertinggal lebih dulu ketika laga memasuki menit 20. Santiago Garcia menyontek bola dari jarak dekat dan memaksa Marco Amelia mengambil bola dari gawangnya.

Setelahnya Milan terus menekan, tapi gol baru bisa tercipta di paruh kedua. Mendapat bola dari Antonio Cassano, Flamini melepas tendangan keras yang tak mampu dibendung Mario Alberto Fontana.

Momen berikutnya dipenuhi momen spesial, seperti dimasukkannya Inzaghi menggantikan Cassano, dan Nesta yang mengisi pos yang ditinggalkan Gattuso. Pergantian itu mendapat sambutan luar biasa dari fans.

Inzaghi akhirnya membuat akhir yang sempurna dalam menjalani karirnya sebagai pemain di Milan. Mendapat umpan dari Seedorf, Inzaghi mengontrol bola dengan dadanya dan melepas tendangan setengah voli dengan kaki kanan. Gol itu dirayakannya dengan antusias dan mendapat sambutan luar biasa dari Milanisti. Milan akhirnya menang 2-1.


Hasil ini tidak mengubah posisi AC Milan di runner up klasemen akhir dengan poin 80. AC Milan bersama Juventus lolos zona Liga Champions, Udinese masuk ke zona playoff Liga Champions, Lazio dan Napoli di zona Liga Europa, sementara Inter Milan berada di zona playoff Liga Europa

Saturday, May 12, 2012

AC Milan vs Novara : Perpisahan Indah


Serie A Italia musim 2011/2012 telah memasuki laga terakhir pada giornata ke 38. Laga ini mempertemukan AC Milan dan Novara, sang rival Juventus akan menghadapi Atalanta, dan rival sekota Inter Milan akan menghadapi wakil Roma, Lazio. 

AC Milan akan mengadapi Novara di Stadium San Siro, Milan. Milan yang telah kehilangan kesempatan meraih gelar scudetto masih tetap berusaha untuk mengakhiri musim dengan kemenangan. Pertandingan ini juga merupakan laga perpisahan bagi Alessandro Nesta, Gennaro Gattuso, dan Filippo Inzaghi apabila mereka semua diturunkan dalam skuad oleh Max Allegri. Terlebih lagi dengan Pippo yang jarang diturunkan dalam skuad inti di Serie A Italia. Berhubung karena masa kontrak mereka telah berakhir dan ketiga punggawa yang telah lama memperkuat Milan ini tak tertarik lagi untuk memperpanjang kontraknya di Milan.

Di paruh musim lalu, Milan mengalahkan Novara di Silvio Piola dengan skor 3-0, serta menyingkirkan Novara di Coppa Italia dengan skor 2-1 serta musim 2010 dengan event yang sama dan skor yang sama, 2-1.

Melihat catatan pertandingan sebelumnya, Milan baru saja menelan pil pahit dari Inter yang sempat memimpin terlebih dahulu dengan skor 2-1 di babak kedua berubah menjadi 2-4 di akhir babak kedua. Sementara itu, Novara yang dipastikan akan kembali ke Serie B berhasil menundukkan Cesena yang sudah lebih dulu "angkat koper" dari Serie A dengan skor 3-0.

Alessandro Nesta, Gennaro Gattuso, dan Pippo mungkin saja diturunkan dalam pertandingan ini mengingat mereka akan segera hengkang dari klub yang telah membesarkan namanya itu. Sementara Novara, akan berusaha untuk mengakhiri musim ini dengan baik sebelum mereka kembali ke Serie B.

Jadi bagaimana prediksi anda ?



Thursday, May 10, 2012

Atletico Madrid Juara Liga Eropa 2012


Laga sengit antara dua tim Primera Liga Spanyol, Atletico Madrid dan Athletic Bilbao, di final Liga Europa menjadi milik Los Colchoneros. Radamel Falcao membawa Atletico unggul dua gol di babak pertama, kemudian Diego mencuri gol di menit-menit akhir saat Bilbao asyik menyerang.


Kemenangan 3-0 pada laga yang dihelat di National Arena, Bucharest, Rabu (9/5) malam, sekaligus mengulang prestasi emas Atletico dua tahun lalu, saat membekuk Fulham di partai puncak.


Striker asal Kolombia Falcao kembali menjadi pahlawan musim ini, setelah musim lalu dia juga membukan gol yang membawa Porto menjadi juara. Tambahan dua gol sekaligus mengukuhkannya sebagai topskor Liga Europa dengan 12 golnya sepanjang musim ini.

Atletico tampil menyerang sejak menit awal dan langsung unggul saat laga memasuki menit ketujuh melalui aksi brilian Falcao.

Falcao berlari dari sisi kanan dan sebelum menceploskan bola ke sudut gawang Gorka Iraizoz, mantan bintang Porto ini menunjukkan skill individu.


Bilbao tidak mampu memberikan respons cepat atas gol Falcao dan Diego malah sempat membahayakan gawang Iraizoz namun sepakannya masih melebar di tiang gawang.

Bilbao baru memperoleh kans menyamakan kedudukan melalui tendangan voli Fernando Llorente dari jarak dekat, tapi masih belum menemui sasaran. Iker Muniain kemudian memaksa Thibaut Courtois melakukan penyelamatan gemilang saat sepakan mendatar dari luar kotak penalti nyaris menjebol gawangnya.

Sayang, sebelum akhirnya mampu menyamakan kedudukan Bilbao justru kembali tertegun oleh aksi Falcao di menit 34. Passing Arda Turan menjangkau Falcao yang berada dalam posisi menguntungkan yang sempat mengecoh Jon Aurtenetxe kemudian menggandakan keunggulan dari jarak dekat. Ini merupakan gol ke-29 Falcao di Liga Europa dari 29 laga.

Pelan tapi pasti, tim besutan Marcelo Bielsa menemukan permainan terbaik di babak kedua dan menciptakan sejumlah peluang emas. Andoni Iraola dan Oscar de Marcos berada dalam posisi menguntungkan, sayang usaha keduanya belum membuahkan hasil.

Susaeta juga nyaris memperkecil kedudukan di sisa 10 menit pertandingan, tapi tendangan mendatar dari sisi kanan masih bisa ditepis Courtois.

Saat tengah asyik menyerang, Bilbao justru kembali kebobolan di sisa lima menit. Diego membawa bola dari luar kotak penalti, kemudian lepas dari kawalan tiga bek lawan dan melepaskan tembakan kaki kiri yang bersarang di sudut gawang Iraizoz.

Bilbao pun harus mengakhiri petualangan di Liga Europa dengan air mata kesedihan, sementara Atletico justru menyabet gelar kedua dalam kurun waktu dua tahun.


sumber : http://www.goal.com/id-ID/match/79438/atl%C3%A9tico-madrid-vs-athletic-bilbao/report

Dengan menjuarai Liga Eropa, Atletico mengoleksi dua piala setelah terakhir mengalahkan Fulham di tahun 2010. Selain itu, Atletico akan menghadapi pemenang antara Bayern Munchen dan Chelsea di Liga Champions pada UEFA Super Cup nanti. Selamat Atletico Madrid ! 



Monday, May 7, 2012

Inter Milan 4-2 AC Milan


Inter Milan akhirnya mengakhiri perburuan scudetto antara Milan dan Juventus setelah membekuk Milan dalam derby "Della Madonnina" dengan skor 4-2. Dan di lain pihak, Juventus merayakan scudetto setelah mengalahkan Cagliari 2-0 di San't Elia.

Derby ini penuh dengan emosional, hal ini dapat ditunjukkan dari adanya beberapa pertengkaran setiap kali pelanggaran berat baik dari kedua klub, Inter maupun Milan.

Di babak pertama, Milan bermain dominan di menit-menit awal namun serangan yang dilancarkan masih belum menemukan gawang Julio Cesar. Di pertengahan pertandingan, pada menit ke 15 tendangan bebas dari Wesley Sneijder dapat dimanfaatkan dengan baik oleh Diego Milito dan masuk ke dalam jala Christian Abbiati. 1-0 untuk Inter. Inter hampir saja membuat skor menjadi 2-0 kalau saja Lucio tidak dalam posisi offside.

Menjelang turun minum, Milan mendapatkan hadiah penalti dari wasit. Kevin Prince Boateng dijatuhkan oleh Julio Cesar di kotak terlarang. Sempat terjadi perselisihan antara Julio Cesar dan Zlatan Ibrahimovic. Ibra kemudian dapat melaksanakan tugasnya dengan baik sebagai eksekutor penalti. Skor 1-1 tidak berubah hingga turun minum.

Di babak kedua, Milan melakukan serangan cepat. Kurang dari semenit, Milan dapat menggandakan keunggulan setelah Ibra sukses melewati hadangan Lucio. 2-1 untuk Milan.

Tendangan spekulasi Sneijder hampir saja membuat gol. Untungnya, Marco Amelia menepisnya dengan tangan kanannya.

Inter berhasil kembali menyamakan kedudukan setelah Ignazio Abate menjatuhkan Milito di kotak terlarang. Milito yang bertindak sebagai eksekutor penalti menaklukkan jala Amelia dan membuat skor menjadi 2-2.

10 menit sebelum bubar, Milan lagi-lagi dibuat malu oleh Inter. Lagi-lagi Alessandro Nesta melakukan handball di kotak penalti. Milito kembali sebagai eksekutor dan berhasil membuat gol membuat kedudukan menjadi 3-2 untuk Inter.

Menit ke 87, Milan kembali dikejutkan oleh gol cantik dari Maicon yang berasal dari sisi kanan gawang dari luar kotak penalti, membuat Marco Amelia tidak berkutik. 4-2 untuk Inter.

Skor 4-2 tidak berubah hingga peluit akhir. Dengan hasil ini, Milan mantap di posisi kedua dengan mengoleksi 77 poin, 4 poin dari Juventus dan sudah dipastikan tidak dapat terkejar lagi. Sementara, Inter berada di posisi ke 6 dengan poin 58. Inter berada 3 poin di bawah Udinese yang saat ini menempati zona Champions. Selain Udinese, Inter juga harus bertarung dengan Lazio dan Napoli untuk mendapatkan satu tiket ke Liga Champions karena perolehan poin antara Lazio, Napoli, dan Inter sama.


Saturday, May 5, 2012

Inter Milan - AC Milan : Penentuan !


Salah satu laga krusial di Serie A Italia dan Eropa. Setelah "El Clasico" dan Derby Manchester, saatnya Eropa tertuju pada Stadion Giuseppe Meazza. Di mana pada giornata yang ke 37 ini derby Della Madonnina akan mempertemukan rival sekota, Inter Milan dan AC Milan.

Salah satu pertandingan yang penting dan menentukan peluang AC Milan jika ingin mempertahankan gelar scudetto musim ini. Milan sekarang hanya tertinggal satu poin dari Juventus yang berarti, jika Juventus kembali tergelincir, maka Milan dapat dipastikan tidak merebut scudetto musim ini. Juventus dalam waktu yang bersamaan angkat menghadapi Cagliari di Stadion San't Elia.

Derby Della Madonnina musim ini akan menjadi derby yang ke-277 dengan 108 kemenangan untuk AC Milan, 96 untuk Inter Milan, dan 72 kali seri. Pada pertemuan paruh musim sebelumnya, Inter berhasil mempermalukan Milan di stadion yang sama dengan skor tipis 1-0.

Malihat catatan 3 pertandingan sebelumnya, Milan merebut poin penuh saat melawan Genoa (1-0), Siena (4-1), dan Atalanta (2-0) hasil itu tetap membuat Milan berada di peringkat kedua, tetapi peluang untuk merebut scudetto melebar saat Lecce dapat memanfaatkan kesalahan Buffon dan Juve dipaksa berbagi angka dengan Lecce. Kini hanya 1 poin yang memisahkan Juve dan Milan.

Sementara Inter Milan, dalam 3 pertandingan terakhir mereka menang dua kali, yaitu saat mempermalukan Udinese (1-3) dan susah payah mengalahkan Cesena (2-1). Tetapi, Stramaccioni dkk harus mengakui keunggulan Parma setelah dipermalukan dengan skor 3-1. Hasil tersebut membawa Inter Milan ke posisi 6 klasemen sementara.

Siapakah yang akan menjadi pemenang di Derby yang ke-277 ? . Saksikan di Indosiar pukul 01.45 WIB 

Thursday, May 3, 2012

AC Milan 2-0 Atalanta


AC Milan membuka peluang untuk bersaing dengan Juventus usai mengalahkan Atalanta 2-0 di San Siro, Kamis (3/5) dinihari WIB. Rossoneri hanya berjarak satu poin setelah sang rival ditahan imbang Lecce 1-1.

Dua gol Milan dicetak Sulley Ali Muntari di menit kesembilan dan Robinho di masa tambahan waktu babak kedua.

Mengawali pertandingan, kubu Milan menyadari, kekalahan sama saja menyerahkan tahta juara kepada Juventus. Mereka termotivasi untuk memenangi pertandingan ini.

Usaha menyerang Milan langsung membuahkan hasil saat pertandingan baru memasuki menit kesembilan. Zlatan Ibrahimovic memulai pergerakan dengan mengirimkan bola kepada Kevin-Prince Boateng di sisi lapangan, dan mantan pemain Portsmouth itu mengirimkan umpan crossing cantik kepada Muntari, yang bebas dari pengkap off-side.

Atalanta sempat membuat frustasi Milan hingga pertandingan babak pertama berakhir. Beruntung masih ada Christian Abbiati yang melakukan sejumlah penyelamatan gemilang, salah satunya sundulan German Denis pada menit ke-16. Pemain yang sama sempat mengancam beberapa menit kemudian, namun tendangannya masih mengenai kaki Abbiati.

Di babak kedua, Milan tampil superior. Ibra melakukan kerjasama dengan Antonio Cassano, namun tendangan dari jarak dekat pemain terakhir masih bisa diblok Michele Ferri.

Ibra sempat memiliki peluang saat dirinya mampu menaklukkan Guglielmo Stendardo, namun tendangannya masih melebar.

Robinho akhirnya menambah keunggulan Milan di masa tambahan waktu usai menerima umpan tendangan bebas Ibra.   

Hasil ini membuat Milan tetap berada di posisi kedua dengan mengoleksi 77 poin dan sekaligus membuka peluang Milan dalam perburuan scudetto usai Juve ditahan 1-1 oleh Lecce.

Wednesday, May 2, 2012

AC Milan - Atalanta : Tetap Jaga Jarak !

Kemenangan besar atas Siena memotivasi Milan untuk dapat bermain kembali dengan baik di San Siro. Ini menjadi laga comeback ketiga bagi Antonio Cassano. Milan akan menjamu Atalanta di Stadion San Siro, Selasa (2/5) waktu setempat. Pertandingan ini merupakan giornata yang ke 36.

Baik AC Milan dan Atalanta meraih kemenangan penuh pada pertandingan sebelumnya. Milan berhasil mempermalukan Siena di Artemio Franchi dengan skor 4-1, sementara Atalanta mengatasi Fiorentina di Bergamo dengan skor 2-0.

Pada 5 pertemuan terakhir antara masing-masing klub. Milan belum pernah mengalami kekalahan, pada paruh musim liga, AC Milan sukses mengalahkan Atalanta di Bergamo dengan skor 2-0.

Antonio Cassano dan Zlatan Ibrahimovic sudah dapat dipastikan bermain nanti berkat kerjasama yang baik di antara keduanya dalam pertandingan sebelumnya. Di sisi lain, Robinho dan Thiago Silva telah pulih dari cedera, tetapi mereka belum dapat dipastikan dapat dimainkan.

Pertandingan ini merupakan pertandingan yang penting bagi Milan jika ingin tetap konsisten menjaga jarak dengan Juventus dan tidak boleh kalah dalam 3 pertandingan tersisa ini. Bagaimanapun caranya, skuad asuhan Massimiliano Allegri ini akan berusaha keras tetap membuka persaingan scudetto, walaupun peluangnya sudah tipis. Juventus dalam waktu yang bersamaan akan menjamu Lecce di Juventus Stadium.

Saksikan pertandingan AC Milan vs Atalanta di Indosiar, Kamis 3 Mei pukul 02.45 WITA. 

Perkiraan susunan formasi (sumber goal.com)

- Milan: Abbiati; Abate, Bonera, Yepes, Antonini; Nocerino, Ambrosini, Muntari; Boateng; Ibrahimovic, El Shaarawy

- Atalanta: Consigli; Raimondi, Stendardo, Manfredini, Peluso; Schelotto, Cigarini, Carmona, Bonaventura; Tiribocchi; Denis

Monday, April 30, 2012

Siena 1-4 AC Milan

AC Milan berhasil menjaga jarak dengan pimpinan klasemen sementara Serie A Italia, Juventus, dengan mengalahkan Siena dengan skor telak 4-1. Gol dari Antonio Cassano, Antonio Nocerino dan dua gol Zlatan Ibrahimovic hanya dapat dibalas oleh striker Siena Erjon Bogdani.

Kemenangan tersebut membuat selisih Milan dengan Juventus tetap tiga poin. Ada pun Milan mengantungi 74 angka sekarang ini.

Sementara itu, dengan kekalahan dari Milan itu, Siena masih belum dapat dipastikan aman dari ancaman degradasi.

Milan tampil dominan atas tuan rumah sejak babak pertama. Duet Zlatan Ibrahimovic dan Antonio Cassano di lini depan terbukti efektif dalam menggempur pertahaan Siena. 

Hasilnya Cassano bisa membobol gawang Zeljko Brkic di menit 26 dengan tendangan kaki kanan dari jarak dekat, yang tidak mampu dihalau oleh kiper asal Serbia tersebut.

Tiga menit kemudian,giliran Ibra mencetak gol. Cassano menjadi pemberi assist, di mana bola diselesaikan dengan tendangan kaki kiri ke arah pojok atas gawang Siena. Kedudukan 2-0 ini bertahan sampai laga usai.

Di paruh kedua, Milan mendapatkan sejumlah peluang, namun masih belum bisa menambah gol. Malah Siena mampu memperkecil ketertinggalan di menit ke-83. 

Erjon Bogdani sukses membobol jala Christian Abbiati lewat sepakan kaki kanannya dari jarak dekat,menyambut bola  rebound tendangan Mattia Destro.

Antonio Nocerino melebarkan selisih gol dengan tendangannya di menit ke-89. Di masa injury time, Ibra mencetak gol keduanya dalam pertandingan ini setelah mendapat assist dari Cassano.


sumber : http://www.goal.com/id-ID/match/65037/siena-vs-ac-milan/report

Saturday, April 28, 2012

Siena - AC Milan : Jaga Jarak !


Pada seri giornata ke 35 ini, AC Milan akan melawan Siena pada Minggu, 29 April 2012 pukul 20.00 waktu setempat. Pertandingan ini juga merupakan laga penting bagi Milan jika ingin konsisten tetap menang di empat giornata tersisa dan berharap Juventus dapat tergelincir di empat giornata tersisa.

Melihat catatan 3 pertandingan sebelumnya, Milan merebut 2 kemenangan di San Siro atas Genoa 1-0 dan Marcantonio Bentegodi saat melawan Chievo dengan kemenangan 1-0. Namun, Milan akhirnya harus membuka jarak dengan pesaing beratnya, Juventus setelah sepakan Gaston Ramirez dan sebuah gol dari Zlatan Ibrahimovic membuat skor menjadi 1-1 di San Siro pada giornata ke 34 lalu. Hasil tersebut tetap tidak merubah kedudukan Milan di peringkat 2 klasemen sementara dengan poin 71, selisih tiga poin dibawah Juventus yang mengoleksi 74 poin

Sementara bagi Siena, mereka baru saja berpesta gol di kandang Genoa dengan skor 4-1 pada giornata ke 33. Tetapi, Siena kemudian ditekuk oleh Inter dengan skor 2-1 dan ditahan Bologna dengan skor 1-1. Hasil tersebut mengangkat Siena ke posisi 10 dengan mengoleksi 42 poin.

Kabar gembira datang dari Milan, dikarenakan Milan sudah bisa memainkan Thiago Silva, tetapi belum dapat dipastikan masuk ke dalam starting lineup. Sementara itu, Kevin Prince Boateng juga akan diturunkan dalam starting lineup setelah aksinya dengan sebuah gol menyelamatkan Milan di San Siro beberapa hari yang lalu. Sementara Siena, harus mengistirahatkan Mattia Destro yang mendapat cedera pada pertandingan sebelumnya.

Melihat Head to Head, Milan belum pernah kalah baik di Artemio Franchi maupun San Siro dalam 5 pertemuan terakhir sejak 2008. Pada paruh musim lalu, Milan berhasil menekuk Siena di San Siro dengan skor 2-0.

Bagaimanakah prediksi anda ? Apakah Milan dapat merebut poin penuh di Artemio Franchi ? 

Prediksi Starting Lineup (sumber : www.goal.com)
Siena: Pegolo; Vitiello, Rossettini, Terzi, Del Grosso; Mannini, Vergassola, Gazzi, Brienza; Destro, Bogdani
Milan: Abbiati; Abate, Thiago Silva, Yepes, Antonini; Nocerino, van Bommel, Muntari; Boateng; Robinho, Ibrahimovic

Oddang dan Spaso Membawa PSM ke Puncak Klasemen


Persebaya 1927 memperoleh peluang pertama melalui kaki Mario Karlovic di menit ketiga, sayang tembakannya masih melebar sehingga belum mengubah kedudukan.

Setelah itu, PSM lebih mendominasi permainan, peluang didapat tim tuan rumah pada menit ke-11 melalui Andi Oddang sayang tembakannya masih dapat ditahan diantisipasi oleh Endra Prasetya. Enam menit kemudian, PSM kembali memperoleh peluang emas, kali ini melalui tendangan bebas Kwon Jun, sayang kali ini bola masih membentur mistar gawang.

Persebaya mencoba keluar dari tekanan, pada menit ke-34, Rendy Irawan hampir membuat tim tamu unggul terlebih dahulu apabila tembakannya tidak membentur tiang gawang.

PSM akhirnya berhasil memecah kebuntuan di menit ke-39, striker veteran PSM Oddang berhasil menjebol gawang Persebaya memanfaatkan umpan rekannya di kotak penalti sehingga kedudukan berubah menjadi 1-0.

Pada babak kedua, Persebaya mencoba meningkatkan intensitas serangan mereka. Namun, skuad asuhan Divaldo Alves tersebut gagal menembus lini pertahanan PSM yang solid.

Tim tuan rumah akhirnya berhasil memperlebar jarak menjadi 2-0 di menit ke-68 setelah Ilija Spasojevic, yang lolos dari jebakan offside, berhasil merobek jala Endra Prasetya untuk kedua kalinya. Gol tersebut sempat diprotes keras oleh pemain Persebaya, namun wasit tetap mengesahkan gol tersebut.

Hingga pertandingan berakhir, kedudukan 2-0 untuk kemenangan tim tuan rumah tetap bertahan. Dengan kemenangan tersebut, PSM berhasil menguasai puncak klasemen dengan 26 poin. Sementara Persebaya tetap tertahan di posisi enam dengan 19 poin.

Dibalik Hengkangnya Pep Guardiola


Akhirnya, keputusan untuk meninggalkan Barcelona terungkap sudah. Pep Guardiola memastikan keputusannya itu terlebih dulu kepada pemainnya saat sesi latihan.


Ya, Guardiola memastikan akan meninggalkan Barcelona di musim depan. Kontrak yang berakhir musim ini tak lagi diperpanjangnya.


Bagi fans Barcelona, keputusan tersebut tentunya cukup menyesakkan karena di bawah Guardiola, Barcelona bisa merajai Eropa. Bayangkan saja, 13 tropi juara di turnamen bergengsi didapat Barcelona hanya dalam empat musim.

Tak hanya itu saja, ketika dihadapkan pada rivalitas melawan lawan bebuyutan mereka di La Liga Spanyol, Real Madrid, Barcelona juga memiliki catatan fenomenal. Sejak kalah di final Copa Del Rey tahun lalu, Barcelona juga hanya takluk minggu lalu. Selain itu, duel kedua tim didominasi Barcelona dengan skor mencolok.



Tapi semua itu kini sudah menjadi sejarah Guardiola. Dia mengaku sudah lelah lahir batin menangani Barcelona, menghadapi tekanan di setiap laga, dan menyanggupi tantangan ekspektasi yang ada dengan tegar.

Dan rasa lelah itu sepertinya jelas terlihat saat Barcelona melakoni laga mereka belakangan ini. Tak cukup terlihat antusiasme dan determinasi yang biasa kita lihat di musim-musim sebelumnya. Bisa jadi, Guardiola dan Barcelona sudah memasuki titik jenuh dalam perjalanan mereka.

Selain itu, emosi Guardiola juga dikuras habis dengan masalah yang dihadapi Eric Abidal dan Tito Vilanova. Dua sosok penting di Barcelona itu berkutat dengan masalah kesehatan dalam beberapa tahun terakhir. (Lagi-lagi) tak salah bila kemudian Guardiola masuk ke dalam kebosanan dan kesumpekan. Cuti dari sepakbola menjadi satu-satunya jalan terbaik untuk diambilnya.

Dan memang itu yang diambil pelatih yang kini berusia 41 tahun itu. Keputusan yang sulit diterima fans Barcelona, tapi harus dihormati.

Setidaknya Guardiola sudah memberikan sesuatu, yang menurut Ruud Gullit, hiburan yang luar biasa dengan strategi dan gaya bermain tiki taka di Barcelona.

Tapi Guardiola tahu masih ada satu tugas lagi yang harus dituntaskannya, atau setidaknya untuk memberikan kado perpisahan kepada timnya. Barcelona masih harus melakoni satu laga final Copa Del Rey melawan Athletic Bilbao.


GRACIAS GUARDIOLA :))


Thursday, April 26, 2012

Bayern Munchen Merebut Tiket Final Liga Champions



Bayern Munich akhirnya merebut tiket final Liga Champions melalui adu penalti meski dikalahkan Real Madrid 2-1, sehingga agregat menjadi imbang 3-3, Rabu (24/4) malam.

Hanya butuh enam menit bagi tuan rumah untuk membuka keunggulan. Menerima sebuah umpan panjang, Angel Di Maria bermaksud memberikan umpan silang mendatar ke tengah kotak penalti tetapi bola mengenai tangan David Alaba. Penalti dengan tenang dieksekusi oleh Cristiano Ronaldo.

Keberhasilan Ronaldo itu menjadikan rekor tersendiri setelah selalu mampu menjaringkan gol dalam 25 eksekusi penalti terakhir.

Hanya semenit, Bayern memperoleh peluang menyamakan kedudukan. Alaba beraksi di sayap kiri dan memberikan umpan yang disongsong Arjen Robben. Sayangnya eksekusi sayap kidal itu tidak sempurna sehingga bola melayang ke atas mistar gawang Iker Casillas.

Menit 14, Santiago Bernabeu kian bersorak. Kesalahan penguasaan pemain Bayern menyebabkan bola direbut Sami Khedira dan bergulir ke arah Mesut Ozil. Dengan cepat Ozil memberi umpan kepada Ronaldo. Tannpa kawalan, Ronaldo mencetak gol kesepuluhnya di Liga Champions musim ini.

Pertandingan sepertinya selesai terlalu cepat, tetapi Pepe melakukan kesalahan fatal pada menit ke-27. Bek Portugal itu mendorong Mario Gomez yang berupaya menjangkau umpan silang Toni Kroos. Kartu kuning dan penalti! Robben berhasil menjalankan tugas sebagai eksekutor meski bola sempat ditepis Casillas.

Gol tersebut mendorong kepercayaan diri para pemain Bayern. Sebaliknya, barisan pertahanan Madrid kerap panik dalam menghadang serangan lawan. Mendekati akhir babak pertama, Bayern memperoleh peluang menyamakan kedudukan. Tendangan bebas Robben di depan kotak penalti berbelok menghantam Pepe, tapi beruntung Casillas secara refleks berhasil mencegah laju bola.

Bayern berani mengendalikan tempo pertandingan ketika babak kedua dimulai. Peluang langsung didapat ketika Gomez menyambut umpan silang Robben dengan sundulan, tetapi arah bola melebar. Madrid membalas ketika Karim Benzema melepaskan tembakan keras yang dapat dihalau Manuel Neuer.

Pertandingan menarik yang disajikan sebelum jeda tak terulang. Bayern mencoba bermain lebih sabar, sementara upaya Madrid dalam membangun serangan kerap digagalkan lini tengah Bayern yang digalang Luiz Gustavo.

Gomez memperoleh peluang emas memberikan tiket final kepada Bayern saat pertandingan tinggal tersisa lima menit. Lolos dari pertahanan Madrid, Robben memberikan umpan mendatar yang bisa dengan mudah diselesaikan oleh Gomez. Namun, Gomez memilih menahan bola sehingga Pepe dan Sergio Ramos sudah menutup ruang tembak.

Dua menit tambahan waktu tidak memberikan gol kemenangan sehingga pertandingan harus dilanjutkan ke perpanjangan waktu.

Tempo pertandingan tak juga berubah sepanjang 15 menit pertama perpanjangan waktu. Untuk menggiatkan kreativitas tim, Thomas Muller dimasukkan menggantikan Franck Ribery. Namun, harapan Bayern tak terwujud. Malahan Gustavo dan Holger Badstuber memperoleh kartu kuning sehingga harus menjalani sanksi akumulatif.

Kelelahan menjalani perpanjangan waktu membuat kondisi fisik tak bisa dibohongi. Ronaldo yang cemerlang dengan dua gol di babak pertama tak lagi memperoleh kesempatan mengancam gawang Neuer. Sementara, Kroos mulai melakukan kesalahan saat menahan bola.

Madrid memainkan kartu terakhir pergantian pemain dengan memasukkan Gonzalo Higuain serta Esteban Granero. Sama seperti Kaka yang dimasukkan di akhir babak kedua waktu normal, para pemain pengganti Madrid tak banyak berkontribusi. Granero bahkan memperoleh kartu kuning karena berupaya mengelabui wasit Viktor Kassai dengan menjatuhkan diri di kotak penalti.

Skor tak jua berubah, satu tiket final Liga Champions harus ditentukan melalui lotere adu penalti.

Eksekusi pertama Madrid yang diambil Ronaldo malah gagal sehingga rekor 25 tendangan penalti yang berhasil pun terhenti. Kegugupan sepertinya sontak menyergap skuat Madrid sehingga eksekusi berikutnya yang diambil Kaka dapat dipatahkan juga oleh Neuer. 

Casillas sempat menghidupkan peluang Madrid dengan menepis eksekusi Kroos dan Lahm. Namun, harapan Los Merengues sirna begitu tendangan Sergio Ramos melayang ke atas mistar. Pada eksekusi penentuan, Bastian Schweinsteiger berhasil menjalankan tugasnya.

Bayern akan tampil di Allianz Arena, kandang sendiri, di final Liga Champions menghadapi Chelsea, 19 Mei mendatang.